Diberdayakan oleh Blogger.

Nama : Dimas Prayogo
NPM : 22112142
Kelas : 3 KB 05


Tidak ada yang dapat menyangkal, bahasa memiliki peran yang sangat penting. Bahasa menjadi alat yang paling efektif dalam setiap aktivitas komunikasi. Setiap manusia memerlukan bahasa agar dapat menyampaikan apa yang ada dalam pikirannya. Dalam pemakaiannya, bahasa menjadi sangat beragam. Keragaman bahasa sangat bergantung pada kebutuhan dan tujuan komunikasi. Bahasa dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan.

Berikut ini adalah keunikan dan kelemahan bahasa indonesia dibanding dengan bahasa lain didunia :

Keunikan

  • Bahasa Indonesia dipelajari lebih dari 45 Negara di dunia
Bahasa merupakan hal yang sangat penting di dalam melakukan komunikasi. Suatu bangsa akan lebih dikenal, apabila, bahasa nasionalnya menjadi salah satu bahasa yang dipergunakan oleh bangsa lain di dunia.

Walaupun yang paling efektif merubah citra adalah merubah realitas, namun peran budaya dan bahasa Indonesia dalam diplomasi sangat krusial. Tingginya minat orang asing belajar bahasa dan budaya Indonesia harus disambut positif. Kalau perlu, Indonesia menambah Pusat Kebudayaan Indonesia di sejumlah negara, guna membangun saling pengertian dan perbaiki citra .

Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Departemen Luar Negeri Andri Hadi mengemukakan hal itu, ketika tampil pada pleno Kongres IX Bahasa Indonesia, yang membahas Bahasa Indonesia sebagai Media Diplomasi dalam Membangun Citra Indonesia di Dunia Internasional, Jakarta.

“Saat ini ada 45 negara yang ada mengajarkan bahasa Indonesia, seperti Australia, Amerika, Kanada, Vietnam, dan banyak negara lainnya,” katanya. Mengambil contoh, Australia, Andri Hadi menjelaskan, di Australia bahasa Indonesia menjadi bahasa populer keempat. Ada sekitar 500 sekolah mengajarkan bahasa Indonesia. Bahkan, anak-anak kelas 6 sekolah dasar ada yang bisa berbahasa Indonesia.

Untuk kepentingan diplomasi, dan menambah pengetahuan orang asing tentang bahasa Indonesia, menurut Dirjen Informasi dan Diplomasi Deplu ini, modul-modul bahasa Indonesia di internet perlu diadakan, sehingga orang bisa mengakses di mana saja dan kapan saja.

Di samping itu, keberadaan Pusat Kebudayaan Indonesia di sejumlah negara sangat membantu dan penting. Negara-negara asing gencar membangun pusat kebudayaannya, seperti China yang dalam tempo 2 tahun membangun lebih 100 pusat kebudayaan. Sedangkan bagi Indonesia, untuk menambah dan membangun Pusat Kebudayaan terkendala anggaran dan sumber daya manusia yang handal.

Dalam sesi pleno sebelumnya, Kepala Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Dendy Sugono yang berbicara tentang Politik Kebahasaan di Indonesia untuk Membentuk Insan Indonesia yang Cerdas Kompetitif di atas Fondasi Peradaban Bangsa, mengatakan, tuntutan dunia kerja masa depan memerlukan insan yang cerdas, kreatif/inovatif, dan berdaya saing, baik lokal, nasional, maupun global.

Untuk memenuhi keperluan itu, sangat diperlukan keseimbangan penguasaan bahasa ibu (bahasa daerah), bahasa Indonesia, dan bahasa asing untuk mereka yang berdaya saing global, tandasnya.

Dendy Sugono melukiskan, kebutuhan insan Indonesia cerdas kompetitif itu, untuk lokal meliputi kecerdasan spiritual, keterampilan, dan bahasa daerah . Untuk kebutuhan nasional meliputi kecerdasan emosional, kecakapan, dan bahasa Indonesia. Sedangkan untuk global, dibutuhkan kecerdasan intelektual, keunggulan, dan bahasa asing.

Artinya, orang Indonesia sudah bisa mempergunakan bahasa Indonesia di 45 negara tersebut. 
Sumber : http://www.taukahkamu.com

  • Dijadikan Bahasa Resmi Ke-2 di Vietnam
Pemerintah Daerah Ho Chi Minh City, Vietnam, mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua secara resmi Demikian Konsul Jenderal RI di Ho Chi Minh City

“Bahasa Indonesia sejajar dengan Bahasa Inggris, Prancis dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan,” ujarnya. Guna mengembangkan dan memperlancar studi Bahasa Indonesia, pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia di kota itu membantu berbagai sarana yang diperlukan beberapa universitas, kata Irdamis.


Sarana yang dibantu antara lain peralatan komputer, alat peraga, bantuan dosen dan bantuan keuangan bagi setiap kegiatan yang berkaitan dengan upaya promosi Bahasa Indonesia di wilayah kerja universitas masing-masing.
Perguruan tinggi itu juga mengadakan lomba pidato dalam Bahasa Indonesia, lomba esei tentang Indonesia dan pameran kebudayaan. Universitas Hong Bang, Universitas Nasional HCMC dan Universitas Sosial dan Humaniora membuka studi Bahasa Indonesia.

“Jumlah mahasiswa yang terdaftar sampai Nopember 2008 sebanyak 63 orang dan menurut universitas-universitas itu, minat untuk mempelajari Bahasa Indonesia cenderung meningkat,” kata Irdamis.

Ia berpendapat sebagian pemuda Vietnam melihat adanya keperluan untuk mempelajari Bahasa Indonesia, mengingat kemungkinan meningkatnya hubungan bilateral kedua negara yang berpenduduk terbesar di ASEAN di masa depan.
sumber : http://leemain.blogspot.com/2010/06/bahasa-indonesia-menjadi-bahasa-resmi.html

  • Wikipedia bahasa Indonesia yang menduduki peringkat ke 26 di dunia dan Terbesar Ketiga di Asia
Menulis ensiklopedia bebas di internet semakin digemari masyarakat Indonesia. Bahkan ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia, Wikipedia Indonesia, telah menjadi ensiklopedia elektronik terbesar ketiga setelah Wikipedia berbahasa Jepang dan Mandarin. “Wikipedia Indonesia kini berada di peringkat 26 dari 250 Wikipedia berbahasa asing di dunia.
sumber : wikipedia
  • Bahasa Indonesia bahasa ketiga yang paling banyak digunakan pada wordpress
Posisi pengguna asal Indonesia di industri digital dunia semakin meningkat. Ini terlihat dari posisi bahasa Indonesia dalam layanan WordPress yang menempati peringkat ketiga, setelah Inggris dan Spanyol, sebagai bahasa yang paling banyak digunakan.

Menurut catatan Chief Executive Officer Matt Mullenweg, kira-kira 200 juta laman WordPress berbahasa Indonesia dibuka tiap bulan. Dan ada sekitar 1,7 juta blog berbahasa Indonesia di WordPress.

"Jadi pertumbuhannya sangat positif," katanya dalam kunjungannya ke Jakarta baru-baru ini. Selain mengunjungi Jakarta, dia juga menyambangi Korea Selatan, Singapura, Jepang, Filipina, dan Australia.

Lewat perjalanan bisnis ini, dia berharap bisa lebih memahami keberagaman kultur, mengenal lebih dekat para pengguna WordPress, dan mengembangkan rencana kerja perusahaan sambil merekrut lebih banyak tenaga kerja, khususnya dalam bidang layanan pelanggan dan promosi.

Saat ini WordPress tidak bisa diakses di Cina karena terkena blok pemerintah setempat. Sebab, ada aturan yang mengharuskan perusahaan melakukan penyensoran terhadap isi yang tidak disetujui pemerintah di sana.

Ihwal pengembangan bisnis, menurut Mullenweg, perusahaannya saat ini baru menggunakan dana sekitar US$ 12 juta (sekitar Rp 132 miliar). Baru-baru ini mereka mendapatkan tambahan modal sekitar US$ 160 juta (sekitar Rp 176 miliar) dari induk perusahaan, yaitu Automattic.

Sekitar 90 persen dana akan digunakan untuk pengembangan fitur dan infrastruktur layanan WordPress.
sumber : http://www.tempo.co/read/news/2014/06/04/072582330/Bahasa-Indonesia-Terpopuler-Ketiga-di-WordPress
  • Bahasa dan Musik Indonesia dikirim ke luar angkasa 
Lagu baru will.i.am- Reach For The Stars,diputar pertama kal di Planet Mars.

Itulah salah satu topik yang menarik di industri musik, bagaimana tidak sebuah lagu yang notabenenya diciptakan manusia untuk penikmat musik bumi, ternyata malah di premiere kan di planet Mars.

Bangga? Sudah pasti penyanyi berkulit hitam tersebut berbangga diri, toh lagunya bisa berhasil di premiere kan di dunia "lain", lalu Indonesia kapan? Pertanyaan itu sederhana untuk dijawab, will.i.am mungkin berbangga diri di planet Mars, tapi Indonesia lebih hebat lagi, lagu serta Bahasa Indonesia bahkan diputar di luar angkasa, yang notabenenya memiliki jangkaun lebih luas.

Puspawarna (Bahasa Jawa: "bermacam-macam bunga"), adalah lagu Indonesia yang diputar di luar angkasa lewat satelit Voyager di tahun 1977.

Bukan hanya lagu Indonesia tapi terdapat juga lagu-lagu dari berbagai negara termasuk Papua Nugini yang juga di perdengarkan di luar angkasa. Jadi Indonesia harus berbangga diri karena lagu dan bahasanya dikirim ke luar angkasa.

Salam,
sumber : http://www.tribunnews.com/tribunners/2012/09/02/lagu-indonesia-yang-mengudara-pertama-kali-di-luar-angkasa

Kelemahan

  • Dikalangan remaja banyak sekali penyimpangan bahasa indonesia.
Remaja dewasa ini banyak sekali mempergunakan bahasa indonesia dengan mencampurnya dengan istilah-istilah gaul jaman sekarang. Banyak sekali bahasa-bahasa baru bermunculan akibat penyimpangan bahasa indonesia tadi. Contohnya Bahasa Alay, Bahasa Gahol, dll. 

  • Sangat banyaknya keragaman bahasa yang ada di Indonesia mampu menggeser bahasa nasioanal yaitu bahasa daerah.
  • Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang sulit di pelajari karena banyaknya aturan-aturan yang ada pada bahasa Indonesia.

Nama : Dimas Prayogo
NPM : 22112142
Kelas : 3 KB 05

Soal :

1. Jelaskan peran dan fungsi Bahasa Indonesia !
2. Fenomena Bahasa Indonesia dikalangan dunia pendidikan ?

Jawaban :

1.

Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting, antara lain, bersumber pada ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ini berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. Selain itu, di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV, Pasal 36) mengenai kedudukan bahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indonesia. Pertama, bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional, sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928, dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa negara, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.
Dalam tulisan ilmiah, bahasa sering diartikan sebagai tulisan yang mengungkapkan buah pikiran sebagai hasil dari pengamatan, tinjauan, penelitian yang seksama dalam bidang ilmu pengetahuan tertentu, menurut metode tertentu, dengan sistematika penulisan tertentu, serta isi, fakta, dan kebenarannya dapat dibuktikan dan dapat dipertanggungjawabkan. Bentuk-bentuk karangan ilmiah identik dengan jenis karangan ilmiah, yaitu makalah, laporan praktik kerja, kertas kerja, skripsi, tesis, dan disertasi.

Dalam penulisan ilmiah, bahasa merupakan hal yang terpenting. Untuk itu kita harus sebaik mungkin menggunakannya. Antara lain :

  • Dalam hal penggunaan ejaan. Ejaan ialah penggambaran bunyi bahasa dalam kaidah tulismenulis yang distandarisasikan; yang meliputi pemakaian huruf, penulisan huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, dan pemakaian tanda baca.
  • Dalam hal penulisan kata. Baik kata dasar, kata turunan, bentuk ulang, kata ganti, kata depan, kata sandang, maupun gabungan kata.
  • Dalam penggunaan partikel lah, kah, tah, pun. Partikel lah, kah, tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Contoh: Pergilah sekarang! Sedangkan partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya. Contoh: Jika engkau pergi, aku pun akan pergi. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai, seperti andaipun, ataupun, bagaimanapun, kalaupun, walaupun, meskipun, sekalipun.
  • Dalam hal pemakaian Ragam Bahasa. Berdasarkan pemakaiannya, bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan fungsi, kedudukan, serta lingkungannya. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ragam tulis. Ragam lisan terdiri atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku; ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku.
  • Dalam penulisan Singkatan dan Akronim.Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan jabatan atau pangkat diikuti tanda titik. Contoh: Muh. Yamin, S.H. (Sarjana Hukum ). Singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Contoh: dll. hlm. sda. Yth. Singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti tanda titik. Contoh: DPR GBHN KTP PT. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. Contoh: ABRI LAN IKIP SIM. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani.
  • Dalam penulisan Angka dan Lambang Bilangan. Penulisan kata bilangan tingkat dapat dilakukan dengan cara berikut. Contoh: Abad XX dikenal sebagai abad teknologi.
Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, kecuali jika beberapa lambang dipakai berturut-turut. Contoh: Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima diperguruan tinggi itu.

Dalam pemakaian tanda baca. Pemakaian tanda titik (.), tanda koma (,), tanda titik dua (:), tanda titik koma (,), tanda hubung, (-) tanda pisah (_), tanda petik (“), tanda garis miring, (/) dan tanda penyingkat atau aprostop (‘). Dalam pemakaian imbuhan, awalan, dan akhiran.


Dalam penulisan ilmiah, selain harus memperhatikan faktor kebahasaan, kita pun harus mempertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata merupakan tempat menampung ide. Dalam kaitan ini, kita harus memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan, kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca.

Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/10/peranan-dan-fungsi-bahasa-indonesia/

2. 

Sampai 28 Oktober tahun 2006 ini, sudah 78 tahun usia bahasa Indonesia sejak pertama kali disebut secara resmi pada Soempah Pemoeda 28 Oktober 1928. Kurun waktu yang tidak dapat dikatakan sebentar, tetapi tidak juga terlalu tua. Dalam rentang waktu tersebut, berbagai peristiwa berkaitan dengan bahasa Indonesia terjadi. Kongres bahasa Indonesia, berbagai ejaan yang muncul sejak Ejaan van Ophuysen sampai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, seminar-seminar, penelitian-penelitian, dan secara legal formal adalah ditetapkannya bahasa Indonesia secara resmi sebagai bahasa nasional dan bahasa negara dalam bab XV pasal 36 Undang-undang Dasar 1945. 

Sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia mempunyai berbagai fungsi, yaitu sebagai bahasa resmi negara, bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan, alat perhubungan pada tingkat nasional bagi kepentingan menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, dan alat pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, seni, serta teknologi modern. Fungsi-fungsi ini tentu saja harus dijalankan secara tepat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Fungsi bahasa Indonesia dalam kaitannya dengan lembaga-lembaga pendidikan seperti telah disebutkan di atas adalah sebagai bahasa pengantar. Jadi, dalam kegiatan/proses belajar-mengajar bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia. Berkaitan dengan hal ini, saat ini muncul fenomena menarik dengan adanya Sekolah Nasional Berstandar Internasional (SNBI). 

Kekhawatiran sebagaian orang terhadap keberadaan bahasa Indonesia dalam SNBI muncul karena bahasa pengantar yang digunakan dalam beberapa mata pelajaran adalah bahasa asing. Padahal kalau kembali ke fungsi bahasa Indonesia, salah satunya adalah bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan. Kekhawatiran seperti tersebut di atas, menurut hemat penulis sah-sah saja. Apalagi kalau kita amati penggunaan bahasa Indonesia oleh para penuturnya. Dalam berbahasa Indonesia sebagaian penutur kurang mampu berbahasa Indonesia secara baik dan benar. Dalam suasana yang bersifat resmi, mereka menggunakan kata-kata/bahasa yang biasa digunakan dalam suasana takresmi/kehidupan sehari-hari. Padahal, seperti kita ketahui bahwa berbahasa Indonesia secara baik dan benar adalah berbahasa Indonesia sesuai dengan suasana/situasinya dan kaidah-kaidan kebahasaan. 

Hal tersebut di atas, mungkin karena sikap negatif terhadap bahasa yang digunakan. Mereka berbahasa Indonesia tanpa mempertimbangkan tepat tidaknya ragam bahasa yang digunakan. Yang terpenting adalah sudah menyampaikan informasi kepada orang lain. Perkara orang lain tahu atau tidak terhadap apa yang disampaikan mereka tidak ambil pusing. Padahal, salah satu syarat utama supaya komunikasi berjalan dengan lancar adalah keterpahaman orang lain/mitra tutur terhadap informasi yang disampaikan. Selain itu, tidak pada tempatnya dalam suasana yang bersifat resmi seseorang menggunakan kata/kalimat/bahasa yang biasa digunakan dalam suasana takresmi. 

Untuk itu, sudah selayaknyalah kalau semua orang/warga negara Indonesia mempunyai sikap positif terhadap bahasa yang mereka gunakan. Dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia baik penutur maupun mitra tutur haruslah mempertimbangkan tepat tidaknya ragam bahasa yang digunakan. Kita sebagai warga negara Indonesia harus mempunyai sikap seperti itu karena siapa lagi yang harus menghargai bahasa Indonesia selain warga negaranya. Kalau kita ingin bahasa Indonesia nantinya bisa menjadi salah satu bahasa internasional kita juga harus menghargai, ikut merasa bangga, merasa memiliki, sehingga kita punya jatidiri. Kita, sebagai bangsa Indonesia harus bersyukur, bangga, dan beruntung karena memiliki bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. 

Munculnya Sekolah Nasional Berstandar Internasional (SNBI) tidak perlu memunculkan kekhawatiran akan hilangnya bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di dunia pendidikan. Hal ini karena ternyata penggunaan bahasa asing sebagai pengantar ternyata tidak diterapkan pada semua mata pelajaran. Penggunaan bahasa asing sebagai bahasa pengantar di SNBI hanya diterapkan pada beberapa mata pelajaran.

Memang, intensitas penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam proses belajar-mengajar menjadi berkurang. Hal itu bisa disiasati dengan lebih mengefektifkan proses pembelajaran bahasa Indonesia dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pembelajaran lebih banyak diarahkan kepada hal-hal yang bersifat terapan praktis bukan hal-hal yang bersifat teoretis. Siswa lebih banyak dikondisikan pada pemakaian bahasa yang aplikatif tetapi sesuai dengan aturan berbahasa Indonesia secara baik dan benar. Pengkondisian pada hal-hal yang bersifat terapan praktis bukan berarti menghilangkan hal-hal yang bersifat teoretis. Hal-hal yang bersifat teoretis tetap disampaikan tetapi porsinya tidak begitu besar. Dengan pengkondisian seperti itu, siswa menjadi terbiasa mempergunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Dalam suasana resmi mereka menggunakan bahasa resmi dan dalam suasana takresmi mereka menggunakan bahasa takresmi. Selain itu, mereka menjadi terbiasa menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah-kaidah kebahasaan.
   
Oleh : Drs. Mujid Farihul Amin, M.Pd.
Sumber : http://staff.undip.ac.id/sastra/mujid/2009/02/26/bahasa-indonesia-bahasa-pengantar-dunia-pendidikan/



Soal :
 
  1. Merancang percobaan untuk menguji sifat-sifat (i) memori memori jangka pendek (ii) jangka panjang, dengan menggunakan percobaan yang dijelaskan dalam bab ini untuk membantu Anda. Cobalah percobaan Anda pada teman Anda. Apakah hasil Anda konsisten dengan sifat-sifat yang dijelaskan dalam bab ini?
  2. Amati operator terampil dan pemula dalam domain akrab: misalnya, menyentuh dan 'berburu-dan-mematuk' juru ketik, ahli dan pemain game pemula, atau ahli dan pengguna pemula dari sebuah aplikasi komputer. Perbedaan apa yang dapat Anda membedakan antara perilaku mereka?
  3. Dari apa yang telah Anda pelajari tentang psikologi kognitif, menyusun pedoman yang tepat untuk digunakan oleh desainer antarmuka. Anda mungkin menemukan itu berguna untuk kelompok ini di bawah judul utama: misalnya, persepsi visual, memori, pemecahan masalah, dll, meskipun beberapa mungkin tumpang tindih pengelompokan tersebut.
Jawaban :
 
  1. Tujuan dari latihan ini adalah untuk mendapatkan siswa untuk berpikir tentang desain eksperimental . Percobaan dirancang secara efektif dapat menjadi mengulangi dari aslinya . Bab 11 dapat digunakan untuk referensi pada desain eksperimental .

    ( i ) memori jangka pendek ( STM )

    Siswa harus terlebih dahulu memilih aspek untuk menyelidiki : misalnya , rentang digit , efek kebaruan , pembusukan .
    Contoh solusi : STM pembusukan

    subyek
        idealnya dipilih untuk mewakili populasi , lebih mungkin sarjana siswa ( mencoba untuk mendapatkan berbagai mata pelajaran akademik ) .
        Ukuran sampel : 10 +

    percobaan
        membagi subjek menjadi dua kelompok . Setiap daftar studi subjek 15-20 kata ( bisa mencoba dengan kedua kata omong kosong dan kata-kata yang sebenarnya untuk melihat perbedaan ) . Subjek harus mengingat daftar (a ) segera atau ( b ) setelah 20 detik delay . Mengukur jumlah ( atau persentase ) dari kata-kata yang diingat dengan benar .

        A - dalam kelompok desain dapat digunakan untuk menghindari bias individu atau variasi kelompok ( asalkan daftar yang berbeda digunakan untuk setiap upaya ) .

        variabel independen - keterlambatan dalam recall
        variabel dependen - nomor benar ingat .

    Group ( b ) harus diberikan tugas yang harus dilakukan selama periode penundaan untuk menghindari latihan . Jika memungkinkan tugas ini harus menempati saluran yang berbeda untuk meminimalkan gangguan, misalnya tugas pengakuan visual.

    hipotesa
        Mereka yang ( b ) akan melakukan lebih buruk daripada mereka yang ( a) sejak STM akan membusuk .

    analisa
        grafik untuk melihat kerusakan .
        uji T

    ( ii ) memori jangka panjang ( LTM )

    Siswa harus terlebih dahulu memilih aspek untuk menyelidiki : misalnya , total waktu hipotesis atau distribusi efek latihan .
    Contoh solusi : distribusi efek latihan

    subyek
        seperti di atas . Seharusnya tidak memiliki pengalaman sebelumnya dari keterampilan yang harus dipelajari .

    percobaan
        membagi subyek menjadi 3 kelompok . Setiap subjek harus belajar keterampilan ( misalnya steno atau mengetik - harus dapat diukur ) . Grup A belajar selama 1 jam seminggu selama 6 minggu . Grup B belajar selama 2 jam seminggu selama 3 minggu . Grup C belajar selama 3 jam seminggu selama 2 minggu .

        Setelah pelatihan setiap kelompok selesai mata pelajaran yang diuji dan jumlah kesalahan yang dibuat dicatat .

        Antara - kelompok desain .

        variabel bebas - gaya belajar
        variabel dependen - akurasi

    hipotesa
        Grup A akan menjadi yang terbaik (karena distribusi efek latihan )

    analisa
        ANOVA

    ( NB Ini tidak mudah untuk menjalankan tetapi bisa dilakukan dengan kerjasama dari teman )
  2. Ini adalah latihan dalam observasi.
         Mahasiswa harus berpikir tentang akuisisi keterampilan, proceduralization, chunking, dll
         Apakah ada bukti tentang hal ini dalam praktek?
         Bagaimana kelompok-kelompok berbeda (kecepatan, kesalahan, gaya, strategi)?
         Apakah perbedaan menunjukkan tingkat keahlian yang berbeda?
  3. Pedoman hanya apa yang mereka katakan : pedoman . Mereka menyediakan sebuah tampilan yang konsisten dan merasa untuk antarmuka , serta berusaha untuk mengecualikan kesalahan lebih jelas yang dapat dibuat dari perspektif psikologis . Namun, ada saat-saat ketika kendala tersebut harus dipecah ; untuk perangkat interaksi baru , misalnya, atau untuk menciptakan gaya yang unik dari produk .

    Karena itu , tidak ada satu jawaban yang benar untuk pertanyaan ini : beberapa akan lebih kognitif ramah daripada yang lain , itu saja . Pedoman dapat berkisar dari jenis prinsip umum yang ditunjukkan di bawah ke informasi yang sangat rinci tentang apa yang masing-masing komponen di layar akan terlihat dan berperilaku seperti .

    Beberapa contoh pedoman dengan yayasan kognitif padat ditunjukkan di bawah ini - ini bukan set lengkap dengan cara apapun .

       Warna : tidak menunjukkan detail dengan warna biru . Ingat user tertentu dapat membingungkan hijau dan merah . Ingat harapan sosial warna ( misalnya , dalam budaya Barat , merah - berhenti , bahaya , panas , biru - dingin; green - pergi ) .

        Teks : jangan menggunakan huruf kapital semua dalam teks . Gunakan font serif untuk blok besar teks . Karakter gelap pada layar ringan dibaca lebih akurat dan lebih disukai .

        Fungsi : membatasi jumlah hal yang harus diingat sampai 7 , dan sebaiknya ke 5 hal Grup sesuai dengan fungsinya . .

        Pemecahan masalah : menggunakan analogi dan metafora untuk membantu pembelajaran dan kinerja .

    Latihan ini harus mendorong siswa untuk melihat ke dalam literatur tentang faktor manusia , psikologi kognitif dan fisiologi manusia , dan datang dengan beberapa bukti kuat tentang keterbatasan manusia . Hal ini kemudian dapat digunakan untuk memberikan panduan informasi . Hasil latihan serupa juga bisa dilihat di beberapa Pedoman Contoh yang dihasilkan oleh siswa .

MANUSIA
 
Gambaran

Manusia dapat dipandang sebagai suatu sistem pemrosesan informasi, misalnya, Card, Moran dan Newell Model Human Processor.
Contoh sederhana :
  • informasi yang diterima dan tanggapan yang diberikan melalui masukan {saluran output).
  • informasi yang tersimpan dalam memori. 
  • pengolahan informasi dan diterapkan dalam berbagai cara
Kemampuan manusia di daerah ini penting untuk merancang, seperti di individu? Perbedaan-perbedaan.
Channel Masukan – Keluaran
 
 Visi
Dua tahap dalam visi :
  • penerimaan fisik stimulus.
  • pengolahan dan interpretasi dari stimulus.

Aparat fisik: mata 
  • mekanisme untuk menerima cahaya dan mengubahnya menjadi energi listrik 
  • cahaya mencerminkan dari objek; gambar mereka difokuskan terbalik pada retina 
  • retina mengandung batang untuk visi cahaya rendah dan kerucut untuk visi warna 
  • Sel-sel ganglion mendeteksi pola dan gerakan
Menafsirkan Sinyal
 
Ukuran dan kedalaman 
  • sudut visual menunjukkan berapa banyak eld pandang benda menempati (berhubungan dengan ukuran dan jarak dari mata). 
  • ketajaman visual adalah kemampuan untuk melihat detil ne (terbatas). 
  • benda akrab dianggap sebagai ukuran yang konstan meskipun perubahan sudut visual | hukum ukuran keteguhan.
  • isyarat seperti tumpang tindih persepsi bantuan ukuran dan kedalaman

kecerahan 
  • Reaksi subjektif dengan tingkat cahaya 
  • affected oleh luminance obyek 
  • diukur dengan di hanya terlihat
  • ketajaman visual meningkat dengan pencahayaan seperti halnya flicker
Warna 
  • terdiri dari warna, intensitas, saturasi 
  • kerucut sensitif terhadap panjang gelombang warna 
  • ketajaman biru terendah 
  • 8% laki-laki dan 1% wanita buta warna

Sistem visual mengkompensasi gerakan dan perubahan dalam pencahayaan. Konteks digunakan untuk menyelesaikan ambiguitas. Ilusi optik kadang-kadang terjadi karena over kompensasi.
Bacaan
Beberapa tahap:
  • pola visual yang dirasakan
  • decode menggunakan representasi internal bahasa
  • diinterpretasikan dengan menggunakan pengetahuan sintaksis, semantik, pragmatik
Membaca melibatkan saccades dan xations. Persepsi terjadi selama kedua. Kata bentuk penting untuk pengakuan. Kontras negatif meningkatkan membaca dari layar komputer.

Pendengaran
Menyediakan informasi tentang lingkungan: jarak, arah, benda dll
Aparat Fisik:
  • telinga luar | melindungi suara batin dan ampli es
  • telinga tengah | mentransmisikan gelombang suara sebagai getaran ke telinga bagian dalam
  • telinga bagian dalam | pemancar kimia dilepaskan dan menyebabkan impuls di saraf pendengaran
suara
  • lapangan | frekuensi suara
  • kenyaringan | amplitudo
  • timbre | jenis atau kualitas
Manusia dapat mendengar frekuensi dari 20Hz sampai 15kHz | kurang akurat membedakan frekuensi tinggi dibandingkan rendah. Auditory lters sistem suara | dapat hadir untuk suara suara latar belakang. Sebagai contoh, fenomena pesta koktail.

Menyentuh

Memberikan umpan balik yang penting tentang lingkungan.

Mungkin rasa utama bagi seseorang yang tuna netra.

Stimulus diterima melalui reseptor di kulit:
  • thermoreceptors | panas dan dingin
  • nociceptors | nyeri
  • mechanoreceptors | tekanan (beberapa instan, beberapa kontinu)
Beberapa daerah lebih sensitif daripada yang lain misalnya jari. Kinethesis | kesadaran posisi tubuh yang mempengaruhi kenyamanan dan kinerja.

Gerakan

Waktu yang dibutuhkan untuk menanggapi stimulus: waktu reaksi + gerakan waktu. Waktu Gerakan | tergantung pada usia, tness dll

Waktu reaksi | tergantung pada jenis stimulus:
  • visual yang | 200ms
  • auditory | 150 ms
  • Nyeri | 700ms
Peningkatan waktu reaksi menurun akurasi dalam operator terampil tetapi tidak dalam operator yang terampil.

Fitts 'Law menggambarkan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai sasaran layar:
Mt = a + b log2 (D = S + 1)

Di mana a dan b adalah konstanta empiris ditentukan, Mt adalah waktu gerakan, D adalah Jarak dan S adalah ukuran. Target secara umum harus besar mungkin dan jarak sekecil mungkin.

Memori Sensorik

Buffer untuk stimuli
  • ikonik | rangsangan visual
  • yg menirukan bunyi | stimuli aural
  • haptic | sentuhan rangsangan
Terus-menerus ditimpa. Informasi berpindah dari sensorik untuk STM oleh perhatian. Pemilihan stimuli diatur oleh tingkat gairah.

Memori Jangka Pendek (STM)

Scratch-pad untuk recall sementara
  • akses cepat | 70ms
  • membusuk | 200ms
  • kapasitas terbatas | 7 + = 􀀀 2 digit atau potongan informasi
Efek kemutakhiran | hal mengingat baru-baru ini terlihat lebih baik daripada recall item sebelumnya. Beberapa bukti untuk beberapa elemen STM | saluran artikulasi, saluran visual yang dll | Gangguan pada saluran di erent tidak mengganggu ingat.

Memori Jangka Panjang (LTM)

Repositori untuk semua pengetahuan kita
  • akses lambat | 1/10 detik
  • pembusukan lambat, jika ada
  • kapasitas besar atau unlimited
dua jenis
  • episodik | memori serial acara
  • semantik | memory terstruktur dari fakta-fakta,
konsep, keterampilan. Informasi dalam semantik LTM berasal dari episodik LTM.

Struktur memori semantik
  • menyediakan akses ke informasi
  • merupakan hubungan antara bit informasi
  • mendukung inferensi
Model: jaringan semantik
  • warisan | node anak mewarisi sifat node induk
  • hubungan antara bit informasi eksplisit
  • mendukung inferensi melalui warisan
Model-model lain dari LTM

Frames:
Informasi yang diselenggarakan dalam struktur data. Slots dalam struktur yang dipakai dengan nilai-nilai tertentu untuk contoh yang diberikan data.
script:
Model informasi stereotip yang diperlukan untuk menafsirkan situasi atau bahasa. Script juga memiliki unsur-unsur yang dapat instantiated dengan nilai-nilai tertentu.
Aturan produksi:
Representasi pengetahuan prosedural. Aturan Kondisi {aksi | jika kondisi yang cocok, aturan kebakaran.
Proses LTM 
Penyimpanan informasi
  • informasi bergerak dari STM ke LTM dengan latihan
  • Jumlah saldo sebanding dengan waktu latihan: total waktu hipotesis
  • dioptimalkan dengan menyebarkan belajar dari waktu ke waktu: distribusi efek latihan
  • struktur, makna dan keakraban membuat informasi lebih mudah diingat
melupakan
  • pembusukan {informasi hilang secara bertahap tetapi sangat lambat
  • interferensi | informasi baru menggantikan yang lama: gangguan retroaktif
  • tua dapat mengganggu baru: inhibisi proaktif | jadi mungkin lupa sama sekali
  • memori selektif dan ected oleh emosi |? bisa `memilih 'untuk melupakan
pencarian informasi
  • recall | Informasi direproduksi dari memori. Dapat dibantu dengan isyarat, misalnya kategori, citra
  • Pengakuan | informasi memberikan pengetahuan yang telah terlihat sebelumnya. Kurang kompleks daripada recall | informasi isyarat.
pertimbangan
Deduktif: mendapatkan kesimpulan logis yang diperlukan dari tempat tertentu. Misalnya

Jika hari Jumat maka dia akan pergi bekerja
Ini adalah Jumat
Oleh karena itu dia akan pergi bekerja.

Kesimpulan logis belum tentu benar:

Jika hujan maka tanah kering
Hal ini hujan
Oleh karena itu tanah kering

Pengurang manusia yang buruk ketika kebenaran dan validitas bentrokan.

Inductive: generalisasi dari kasus terlihat pada kasus-kasus yang tak terlihat. Misalnya semua gajah yang telah kita lihat memiliki batang karena itu semua gajah memiliki batang. Tidak dapat diandalkan: hanya dapat membuktikan palsu tidak benar. Namun, manusia tidak pandai menggunakan bukti negatif. Misalnya Kartu Wason itu.

Abductive: penalaran dari acara menyebabkan. Misalnya Sam drive cepat ketika mabuk. Jika melihat Sam mengemudi dengan cepat, asumsikan mabuk. Tidak dapat diandalkan: dapat menyebabkan penjelasan palsu.

Pemecahan Masalah

Proses nding solusi untuk tugas asing menggunakan pengetahuan.
Beberapa teori.

Gestalt
  • pemecahan masalah baik produktif dan reproduktif
  • pemecahan masalah produktif mengacu pada wawasan dan restrukturisasi masalah
  • Bukti yang menarik tetapi tidak cukup untuk menjelaskan `wawasan 'dll
  • menjauh dari behaviouralism dan memunculkan teori-teori pemrosesan informasi

Teori ruang masalah
  • ruang masalah terdiri dari negara-negara masalah
  • pemecahan masalah melibatkan menghasilkan negara menggunakan operator hukum
  • heuristik dapat digunakan untuk memilih operator misalnya berarti-berakhir analisis
  • beroperasi dalam sistem pengolahan informasi manusia misalnya STM batas dll
  • sebagian besar diterapkan pada pemecahan masalah di daerah ned baik defi misalnya teka-teki daripada bidang pengetahuan intensif
analogi
  • masalah baru diselesaikan dengan menggunakan pengetahuan dari domain yang sama di domain baru | pemetaan analogis
  • pemetaan analogis mungkin di? kultus jika domain semantik different
Akuisisi Keterampilan

Kegiatan Terampil ditandai dengan
  • chunking | banyak informasi chunked untuk mengoptimalkan STM
  • konseptual daripada pengelompokan sosial yang super masalah | informasi terstruktur lebih efektif
Model akuisisi keterampilan: ACT *
3 tingkat keterampilan
  • aturan tujuan umum untuk menafsirkan masalah factsnabout | pengetahuan intensif
  • aturan tugas speci c dipelajari | mengandalkan prosedur yang dikenal
  • aturan ne-tuned | perilaku terampil
Mekanisme untuk bergerak antara
  • proceduralization | level 1 ke level 2
  • generalisasi | tingkat 2 ke tingkat 3
Akuisisi Keterampilan - Proceduralization

Level 1:
JIKA cook [jenis, bahan, waktu]
KEMUDIAN
memasak untuk: waktu
cook [casserole, [ayam, wortel, kentang], 2 jam]
cook [casserole, [daging sapi, pangsit, wortel], 2 jam]
cook [kue, [kami, gula, mentega, telur], 45 menit]

Level 2:
JIKA jenis adalah casserole
DAN bahan-bahan [ayam, wortel, kentang]
KEMUDIAN
masak selama 2 jam
JIKA jenis adalah cake
DAN sarananya [kami, gula, mentega, telur]
KEMUDIAN
memasak untuk: 45 menit

Akuisisi Keterampilan - GeneralisasiLevel 2:
JIKA jenis adalah casserole
DAN bahan-bahan [ayam, wortel, kentang]
KEMUDIAN
masak selama 2 jam
JIKA jenis adalah casserole
DAN sarananya [daging sapi, pangsit, wortel]
KEMUDIAN
masak selama 2 jam

Level 3:
JIKA jenis adalah casserole
DAN sarananya APA
KEMUDIAN
masak selama 2 jam

Kesalahan dan Model Mental

Jenis kesalahan
  • slip | perubahan aspek perilaku terampil dapat menyebabkan tergelincir
  • pemahaman yang salah | manusia menciptakan mental model untuk menjelaskan perilaku. Jika salah (di? Erent dari sistem aktual) kesalahan dapat terjadi.
  • jangka panjang | seks, fisik dan kemampuan intelektual
  • jangka pendek |? e ect stres atau kelelahan
  • berubah | usia
Tanyakan: akan merancang keputusan mengecualikan bagian dari populasi pengguna?

Beberapa aplikasi langsung. Misalnya ketajaman biru miskin begitu biru tidak boleh digunakan untuk detail penting.

Namun, aplikasi biasanya membutuhkan
  • pemahaman konteks psikologi
  • pemahaman kondisi percobaan tertentu
Banyak pengetahuan telah suling dalam
  • pedoman | lihat Bab 4 dan 5
  • Model kognitif | lihat Bab 6
  • teknik evaluasi eksperimental dan analitik | lihat Bab 11

Apa itu Interaksi manusia-komputer ?

Diposting oleh Unknown Kamis, 27 Maret 2014 0 komentar

Interaksi manusia dan komputer (bahasa Inggris: human–computer interaction, HCI) adalah disiplin ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi antarmuka pengguna komputer agar mudah digunakan oleh manusia. Ilmu ini berusaha menemukan cara yang paling efisien untuk merancang pesan elektronik. Sedangkan interaksi manusia dan komputer sendiri adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melalui sebuah antarmuka untuk memperoleh hasil akhir yang diharapkan.

Sistem harus sesuai dengan kebutuhan manusia dan dirancang berorientasi kepada manusia sebagai pemakai.

Sub bidang studi interaksi manusia dengan komputer

Ada tiga sub-bidang studi yang berhubungan dengan interaksi dengan komputer :

  1. Ergonomi dimana interaksi manusia-komputer berkaitan dengan bentuk fisik dari mesin.
  2. Faktor manusia berkaitan dengan masalah- masalah psikologis.
  3. Interaksi manusia dan komputer mengkaji bagaimana hubungan-hubungan yang terjadi antar ilmu komputer desain terkait dengan manusia dengan komputer.

bagi para perancangnya alat fisik interaksi antarmuka komputer sering diuji, sehingga memungkinkan pertukaran informasi.

Beberapa aspek yang menjadi fokus dalam perancangan sebuah antarmuka adalah :

  1. Metodologi dan proses yang digunakan dalam perancangan sebuah antarmuka.
  2. Metode implementasi antarmuka.
  3. Metode evaluasi dan perbandingan antarmuka.
  4. Pengembangan antarmuka baru.
  5. Mengembangkan sebuah deskripsi dan prediksi atau teori dari sebuah antarmuka baru.

Contoh

Dalam interaksi manusia dengan komputer terdapat beberapa panca indera digunakan untuk dapat berinteraksi----: Manusia mewujudkan fisiologi yang diperlukan untuk menyerap informasi dalam bentuk suara. Sama seperti mata dapat melihat berbagai variasi cahaya - rona, briteness, kontras - telinga mampu penginderaan array yang luas dari suara melalui perubahan timbre, kenyaringan, dan pitch. Pikiran kemudian dapat mengasosiasikan suara ini dengan peristiwa, objek, atau gagasan abstrak. Paling sering, suara-sebagai-informasi ada sebagai pidato atau musik, dan memang ini akan terus di Internet. Audio konten juga umumnya dihasilkan oleh mesin untuk menyampaikan informasi, dan penggunaan ini juga akan terus di Internet.

Contoh: Dalam sebuah rumah sakit, suara Mengenal dari elektrokardiograf (EKG) berbunyi 'bip' dalam irama ke jantung; pager alert wanita di sebuah sudut jalan, telegraf memancarkan klik merata-spasi dalam kode Morse. Semua ini adalah contoh menampilkan pendengaran, suara yang dibuat oleh sebuah mesin dalam rangka berhubungan informasi. Di zaman ketika bahasa telah menjadi bentuk komunikasi dominan, suara memainkan peran penting dalam hidup kita.

8 aturan emas desain antarmuka


1. Upayakan untuk konsistensi.
  • urutan tindakan yang konsisten harus diminta dalam situasi yang mirip.
  • terminologi identik harus digunakan pada prompt, menu, dan membantu layar.
  • warna yang konsisten, tata letak, kapitalisasi, font, dan sebagainya harus digunakan seluruhnya.

2. Memungkinkan pengguna sering untuk menggunakan jalan pintas
  • untuk meningkatkan laju singkatan menggunakan interaksi, tombol khusus, perintah tersembunyi, dan makro.

3. Penawaran informatif umpan balik
  • untuk setiap tindakan pengguna, sistem harus merespon dalam beberapa cara (dalam desain web, hal ini dapat dicapai dengan DHTML - misalnya, tombol akan membuat suara klik atau mengubah warna saat diklik untuk menampilkan sesuatu yang pengguna telah terjadi).

4. Desain dialog untuk menghasilkan penutupan.
  • Urutan tindakan harus diatur ke dalam kelompok dengan awal, tengah, dan akhir. Umpan balik yang informatif pada penyelesaian sekelompok pengguna tindakan menunjukkan aktivitas mereka telah selesai dengan sukses.

5. Penawaran kesalahan pencegahan dan penanganan kesalahan sederhana.
  • Desain bentuk sehingga pengguna tidak dapat membuat kesalahan serius, misalnya, lebih memilih pilihan menu untuk membentuk mengisi dan tidak mengizinkan karakter abjad di bidang entri numerik.
  • jika pengguna melakukan kesalahan, instruksi harus ditulis untuk mendeteksi kesalahan dan menawarkan instruksi sederhana, konstruktif, dan khusus untuk pemulihan.
  • segmen panjang formulir dan mengirimkan bagian terpisah, sehingga pengguna tidak dikenakan sanksi karena harus mengisi formulir lagi - tapi pastikan Anda menginformasikan kepada user bahwa beberapa bagian yang datang.

6. Izin tindakan pemulihan.

7. Dukungan internal lokus kontrol
  • Pengguna yang berpengalaman ingin bertanggung jawab. Mengejutkan sistem tindakan, urutan membosankan data, ketidakmampuan untuk memasukan atau kesulitan dalam mendapatkan informasi yang diperlukan, dan ketidakmampuan untuk menghasilkan tindakan yang diinginkan semua membangun kecemasan dan ketidakpuasan.

8. Kurangi beban memori jangka pendek.
  • Sebuah studi menunjukkan bahwa manusia terkenal dapat menyimpan hanya 7 buah (plus atau minus 2) informasi dalam memori jangka pendek mereka. Anda dapat mengurangi beban memori jangka pendek dengan merancang layar di mana pilihan yang jelas terlihat, atau menggunakan pull-down menu dan ikon.

Media antarmuka manusia dan komputer

1. Media Tekstual

Adalah ”bentuk sederhana dialog atau komunikasi antara manusia dan komputer yang hanya berisi teks dan kurang menarik”. Salah satu contoh antarmuka manusia dan komputer berbentuk teks yang menggunakan bahasa pemrograman PASCAL adalah readln dan writeln.

2. Media GUI (Graphical User Interface)

Adalah ”bentuk dialog atau komunikasi antara manusia dan komputer yang berbentuk grafis dan sangat atraktif”. Contoh antarmuka manusia dan komputer yang berbentuk grafis menggunakan pemrograman visual (Visual Basic, Visual Foxpro, Delphi dan lain-lain).

Tujuan interaksi manusia dengan komputer

Tujuan utama disusunnya berbagai cara interaksi manusia & komputer :

untuk mempermudah manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang ia perlukan selama ia bekerja pada sebuah sistem komputer. Para perancang antarmuka manusia dan komputer berharap agar sistem komputer yang dirancangnya dapat bersifat akrab dan ramah dengan penggunanya (user friendly).

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Interaksi_manusia-komputer

Mind Map Manajemen Proyek dan Resiko

Diposting oleh Unknown Selasa, 14 Januari 2014 0 komentar

MIND MAP BAB 2 KONTEKS MANAJEMEN PROYEK


Setelah mempelajari bab 2 yang berjudul kontek manajemen proyek, saya telah menarik kesimpulan dari bab tsb, yaitu :

Proyek dan manajemen proyek beroperasi dalam lingkungan yang lebih luas daripada proyek itu sendiri. Tim manajemen proyek harus memahami hal konteks ini lebih luas ,pengaturan kegiatan sehari-hari dari proyek ini diperlukan tetapi tidak cukup untuk berhasil. Bab ini menjelaskan aspek-aspek kunci dari konteks manajemen proyek. Topik  yang termasuk di sini adalah:
  1. Tahapan Proyek dan Proyek Life Cycle
  2. Pemegang Kepentingan Proyek
  3. Pengaruh Organisasi
  4. Kunci Keterampilan Manajemen Umum
  5. Pengaruh Sosial Ekonomi-Lingkungan

1. PROYEK DAN TAHAPAN PROYEK SIKLUS HIDUP

Karena proyek bisnis yang unik, mereka melibatkan tingkat ketidakpastian. Organisasi yang melaksanakan proyek-proyek biasanya akan membagi setiap proyek menjadi beberapa tahapan proyek untuk meningkatkan kontrol dari organisasi tersebut. Secara kolektif, tahapan proyek ini dikenal sebagai siklus hidup proyek.

2. PEMEGANG KEPENTINGAN PROYEK

Pemegang kepentingan proyek adalah individu dan organisasi yang secara aktif terlibat dalam proyek, atau mungkin positif atau negatif terkena dampak yang kepentingannya sebagai akibat dari pelaksanaan proyek atau penyelesaian proyek, mereka juga dapat memberikan pengaruh atas proyek dan hasil-hasilnya. Tim manajemen proyek harus mengidentifikasi stakeholder, menentukan kebutuhan mereka, dan kemudian mengelola dan mempengaruhi persyaratan untuk memastikan proyek yang sukses.

3. PENGARUH ORGANISASI

Proyek biasanya bagian dari organisasi yang lebih besar dari proyek-korporasi-tions, instansi pemerintah, lembaga layanan kesehatan, badan-badan internasional, asosiasi professional, dan lain-lain. Bahkan ketika proyek ini adalah organisasi (usaha patungan, kemitraan), proyek ini masih akan dipengaruhi oleh organisasi-tion atau organisasi yang mengaturnya. Jatuh tempo dari organisasi sehubungan dengan sistemnya manajemen proyek, budaya, gaya, struktur organisasi, dan kantor manajemen proyek juga dapat mempengaruhi proyek. Bagian berikut menjelaskan aspek-aspek kunci dari struktur organisasi yang lebih besar yang mungkin mempengaruhi proyek.

4. KUNCI UMUM KETERAMPILAN MANEJEMEN

Keterampilan dalam manajemen umum memberikan banyak landasan untuk membangun keterampilan dalam memanajemen proyek. Mereka sering menjadi bagian yang penting bagi seorang manajer proyek. Di dalam suatu proyek, keterampilan memenejemen umum masih sangat mungkin diperlukan. Bagian ini menjelaskan bahwa kunci umum keterampilan manejemen cenderung mempengaruhi sebagian besar proyek yang sedang dikerjakan.


5. PENGARUH SOSIAL-EKONOMI-LINGKUNGAN

Seperti manajemen umum, pengaruh sosial ekonomi mencakup berbagai topik dan isu-isu.  Tim manajemen proyek harus memahami bahwa kondisi saat ini dan tren di daerah ini mungkin memiliki efek yang besar pada proyek yang akan dilakukan. Perubahan kecil disuatu tempat dapat mempengaruhi keadaan lingkungan suatu daerah yang dapat mengakibatkan pergolakan terhadap lingkungan sosial tersebut dan bisa memperpanjang waktu suatu proyek